May Day 2018 Memperingati Hari Buruh Internasional

May Day 2018
Memperingati Hari Buruh Internasional

1 Mei 2108 Kegiatan Fun May Day yang di lakasanakan di Graha Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) yang Di Hadiri langsung oleh Wakil Gubernur Gubernur Sulut Drs. Steven O.E. Kondouw
Serta di hadiri dari berbagai Forum Pemerintah Daerah, Seluruh Serikat Buruh yang ada di Sulawesi Utara, Forum Mahasiswa Peduli Institut, Dan pimpinan Bpjs Sulawesi utara serta berbagai pimpinan perusahaan yang ada di Sulut

Tommy Sampelan selaku ketua panitia mengungkapkan sudah ketiga kalinya kita melaksanakan kegiatan may day di Sulut, sunguh sangat di bangakan bagi kami buruh serikat untuk melaksanakan May Day pada hari ini
Maksud dan tujuan kami untuk memperingati hari perjuangan parah buruh yang selalu memperjuangkan hak dan keadilan parah buruh.

Tiga puluh ribu pekerja di lindungi dan di berikan BPJS ketenagaan kerja

Dalam kegiatan ini adakan pernyataan sikap dari serikat buruh SPN Freeport Yang Di Bawakan oleh Staigers Rawung yang bukan lain pekerja yang di Phk di PT Freport Indonesia
Ada Tujuh ratus (700) pekerja Sulut ada mongok kerja selama 1 Tahun
Kami sangat senang dengan adanya Fun Day tapi dalam hal ini kami lagi berduka dan 3 orang meningal 2 orang gantung diri dan 1 orang Bpjs di tidak di perhatikan, kiranya pemerintah bisa memfasilitasi agar hak-hak dan keadilan kami di kembalikan
Kami mengharapkan Mentri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri di pecat, karena segala permohonan dan segala upaya kami tidak di perhatikan mengenai permasalahan kami mengenai pemberhentian ketenagakerjaan yang tidak adil

Sten Kaondouw Wakil Gubenur Sulut dalam hal ini kita memperingati hari buruh bersama
Kita berikan aspresiasi setingi-tinginya bagi kaum buruh, kaum buruh memiliki suatu pemikiran yang ingin ada kemajuan bagi kaum buruh Sulut. Kami pemerintah Sulut mengharapkan upah regional di sulawesi utara lebih utamakan dan di nyatakan, Pemerintah Sulawesi Utara Menegaskan Kepada Setiap Pimpinan-pimpinan setiap perusahaan yang ada di Sulut jangan ada esplotasi bagi kaum buruh, kiranya upah gaji lebih di naikan bagi kaum buruh di sulut, jika ada perusahaan yang tidak memberikan hak-hak dan keadilan buruh, maka kami sebagai pemerintah sulut menegaskan akan menutup perusahaan tersebut (Eki)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *